Ketua LMND Lampung Bertemu Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung, Bahas tingginya Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak
BERITA • 30 January 2026

Ketua LMND Lampung Bertemu Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung, Bahas tingginya Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak

Bandar Lampung — Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Wilayah Lampung Dinda Boru Napitu melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung Dra. Hanita Farial,M.Si guna membahas program roadshow sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di lingkungan SMA/SMK se-Provinsi Lampung.


Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif, dengan fokus pada penguatan upaya preventif melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran sejak usia sekolah. Ketua LMND Lampung Dinda Boru Napitu menyampaikan bahwa maraknya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, khususnya di ruang-ruang pendidikan, menuntut adanya intervensi serius yang melibatkan berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah.


“Sekolah menengah merupakan ruang strategis untuk membangun kesadaran kritis terkait kekerasan seksual, baik dari aspek pencegahan, keberanian melapor, hingga pemahaman tentang hak-hak korban. Melalui roadshow ini, kami ingin menghadirkan ruang edukatif yang aman dan partisipatif bagi pelajar,” ujar Ketua LMND Lampung.


Program roadshow yang akan menyasar ke SMA/SMK di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung dengan materi sosialisasi mencakup bentuk-bentuk kekerasan seksual, dampak psikologis dan sosial bagi korban, mekanisme pelaporan, serta peran lingkungan sekolah dalam menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak.


Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat sipil dalam menekan angka kekerasan seksual. Ia menyampaikan bahwa Dinas PPPA siap mendukung program yang berorientasi pada pencegahan dan penguatan perlindungan bagi perempuan dan anak, terutama melalui pendekatan edukasi dan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah.


“Upaya pencegahan harus dimulai sejak dini. Sosialisasi yang masif dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan menjadi langkah penting untuk membangun budaya saling menghormati dan berani melawan kekerasan,” ungkapnya.
Melalui pertemuan ini, LMND Lampung dan Dinas PPPA Provinsi Lampung sepakat untuk  bekerja sama lebih lanjut dalam pelaksanaan program roadshow tersebut.


LMND Lampung berharap program ini dapat menjadi langkah konkret dalam mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Provinsi Lampung.